Foto untuk : Cak Imin, PKB Targetkan 20 Persen di Pemilu 2019

Cak Imin, PKB Targetkan 20 Persen di Pemilu 2019

Semarang - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, meminta mulai saat ini seluruh pengurus partai ini di semua tingkatan agar meningkatkan konsolidasi. Utamanya agar fokus membidik pemilih pemula untuk Pemilu 2019.
 
Hal ini ia ungkapkan saat memberikan pengarahan dalam peringatan Tahun Baru Islam 1438 Hijriah melalui kegiatan Mujahadah yang digelar Rabu (19/10/2016) malam, di rumah dinas Wakil Ketua DPRD Jateng, Sukirman, di Jalan Papandayan Selatan, Gajah Mungkur, Kota Semarang.

"Pekerjaan rumah seluruh pengurus dan kader yang pertama adalah konsolidasi kultural seluruh jejaring yang kita miliki," katanya.

Cak Imin mengatakan, pada Pemilu 2019 terdapat jumlah pemilih pemula yang mencapai 33 persen, dan mereka lahir di tahun 2000. Menurutnya, generasi ini memiliki karakter yang berbeda dari generasi sebelumnya.

Generasi ini memiliki karakter yang mandiri, punya jejaring informasi melalui gadget masing-masing, dan awam terhadap politik. Kondisi ini bukan hanya mereka yang tinggal di perkotaan, namun juga di perdesaan yang sudah terdampak urbanisasi.

"Tugas kita memberikan sosialisasi dan pemahaman politik yang realistis dan mencerahkan, sehinggga mereka siap menjadi genersi yang tampil di masa depan," katanya.

Pada Pemilu 2019 mendatang, pihaknya akan membidik generasi ini untuk meningkatkan perolehan jumlah suara menjadi 20 persen. Target minimal ini meningkat 100 persen dari perolehan saat ini sekitar 10 persen.

"Jadi minimal 20 persen di 2019 mendatang. Ini pekerjaan kita, maka harus kerja keras. Tanggungjawab kita adalah menjaga 10 persen yang ada hari ini dan jangan dilepas, kemudian menambah 10 persen lagi," katanya.

Ia juga mengungkapkan sejumlah cara yang bisa dilakukan oleh pengurus parpol, di antaranya memberikan ruang generasi ini untuk berkreatifitas dan memberikan pendidikan politik. Basis massa yang telah ada, harus dipertahankan dan merebut basis pemilih baru jadi prioritas.

"Generasi milenia ini pada posisi agresif, aktif dan tidak apatis. Cuma, menggunakan logika sendiri tanpa referensi, ini yang perlu diantisipasi agar tak salah jalan. Jateng potensinya luar biasa," katanya.

Pada acara ini, hadir Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Khudlori, Ketua PWNU Jateng DR KH Abu Hafsin, mantan Gubernur Jateng Ali Mufiz, Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jateng KH Munif Zuhri, para Anggota DPRD Jateng Fraksi PKB, pengurus PKB Kabupaten/Kota, dan para Bupati dan Wakil Bupati dari PKB di wilayah Jateng, serta kader PKB di Jateng. (MNurHuda)