Foto untuk : Duetkan Marwan Jafar dan Arianti di Pilgub Jateng

Duetkan Marwan Jafar dan Arianti di Pilgub Jateng

 PKBNews, Semarang - DPD Partai Golkar Jawa Tengah bertekad memanfaatkan waktu yang tersisa sebelum pendaftaran Calon Gubernur-Wakil Gubernur ditutup oleh KPU pada 10 Januari 2018. Partai berlambang pohon beringin ini ingin berduet dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ketua DPD Golkar Jateng, Wisnu Suhardono mengatakan, partainya memiliki jagoan sebagai calon wakil gubernur pada sosok Arianti Dewi. Sementara PKB, bulat mendukung Marwan Jafar sebagai calon gubernur. Meski begitu, dia saat ini dalam kondisi menunggu keputusan DPP Golkar. Dia pun pasrah jika akhirnya DPP memutuskan Golkar menjadi penonton, maupun bergabung dengan poros lain yang sudah menyatakan calonnya di Pilgub Jateng.

"Mau jadi penonton, pemain inti, atau pemain cadangan itu sepenuhnya kami serahkan ke DPP," tegas Wisnu, Senin (8/1).

Wisnu mengaku jika disuruh memilih sebenarnya ingin berkoalisi dengan PKB untuk membentuk poros baru. Meski demikian, hingga kini Golkar masih menanti sinyal dari PKB apakah mau berkoalisi dan mengusung calon sendiri. "Ya kita menunggu saja, dari DPP dan PKB," jelasnya.

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua DPW PKB Jateng, Muh Zen mengaku saat ini partainya masih belum menentukan sikap untuk Pilgub Jateng. Pembahasan tentang arah dukungan PKB masih dibahas dalam rapat dengan DPP PKB di Jakarta.

"Kami belum memutuskan. Ini masih digodok oleh para petinggi DPP. Mungkin satu atau dua hari ini bisa diumumkan," terang Zen.

Dia menyatakan saat ini PKB memang banyak dihadapkan pada pilihan. Pilihan untuk bergabung dengan kedua poros, Sudirman Said atau Ganjar-Yasin, atau membentuk poros baru bersama Golkar. Seandainya bergabung dengan Golkar, koalisi kedua partai itu pun mampu bersaing di Pilgub Jateng karena jumlah kursinya sudah memenuhi syarat. PKB memiliki 13 kursi sementara Golkar dengan 10 kursi.

"Bisa jadi berkoalisi dengan Golkar. Segala kemungkinan masih bisa terjadi," ujar Zen. [rnd]