Foto untuk : Fraksi PKB Jateng : Trip On Parlemen Himapol Unwahas Semarang

Fraksi PKB Jateng : Trip On Parlemen Himapol Unwahas Semarang

PKB Jateng  - Semarang - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Jateng menerima kunjungan 50 orang mahasiswa Universitas Wahid Hasyim Semarang Siang tadi Jum'at (22/4/16) di Gedung Berlian.

Mahasiswa tersebut merupakan perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL UNWAHAS) berkunjung ke FPKB dalam rangka Safari Parlemen ke DPRD Jawa Tengah, sejalan dengan FPKB yang sedang mengagendakan "Trip On Parlemen", yaitu sebuah kegiatan yang memberikan edukasi seputar Parlemen dan pemerintahan di wilayah DPRD Jawa Tengah. Hal ini di sampaikan oleh salah satu dosen ilmu politik UNWAHAS, Azmi Muttaqiin yang turut mendampingi safari mahasiswa.

"kita memilih safari ke PKB karena PKB yang punya kegiatan memberikan pengetahuan kepada pelajar dan mahasiswa tentang politik parlemen, terutama dalam tugas pokok dan fungsi kedewanan, biar terjadi keterbukaan, dan masyarakat berhak tau", ungkapnya dalam sambutan safari.

Hal senada juga disampaikan MH. Wicaksono, ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Jateng. menurut Wicaksono, pendidikan politik bagi mahasiswa itu penting, agar berimbang, mahasiswa atau masyarakat tidak hanya melihat pemerintahan dari televisi atau media lain, tapi langsung tentang proses pembuatan perda, dan agenda-agenda lain dalam pemerintahan provinsi Jawa Tengah.
 
Staf Ahli FPKB, Denny Septiviant, menambahkan bahwa saat ini PKB dipandang publik sebagai Partai Politik (Parpol) yang merepresentasikan  warga nahdliyyin.

"Islam di Indonesia mayoritas sudah Islam yang moderat, sehingga sebagai parpol yang merepresentasikan warga nahdliyyin tentu PKB membawa politiknya sebagai politik yang rahmatan lil 'alamiin, politik bagi PKB adalah alat yang menyejahterakan semua warga negara", paparnya.

Dengan adanya kunjungan ini, denny membuka kesempatan untuk mahasiswa ilmu politik ikut serta aktif di PKB sebagai implementasi ilmu yang mereka dapatkan dibangku kuliah.

"banyak yang nyinyir dengan partai politik dan bahkan menganggap kotor, tapi dalam negara demokrasi, parpol itu elemen yang utama, sehingga deparpolisasi itu adalah anti demokrasi. pilihan satu-satunya adalah penguatan parpol sehingga sangat logis jika mahasiswa berkiprah di PKB, untuk bersama-sama memperbaiki demokrasi kita" katanya. (snd)