Foto untuk : GP Ansor Kabupaten Pekalongan Menyiapkan 50 Personel Tenaga Tanggap Bencana

GP Ansor Kabupaten Pekalongan Menyiapkan 50 Personel Tenaga Tanggap Bencana

Pekalongan - Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama (GP Ansor NU) Kabupaten Pekalongan menyiapkan 50 personel tenaga tanggap bencana atau tagana untuk membantu penanggulangan bencana di Kota Santri.

Demikian disampaikan Ketua GP Ansor Kabupaten Pekalongan, M Ahsin Hana, ketika dihubungi, Kamis (07/01/2016). Selain menyiapkan 50 personel tagana, GP Ansor juga menyiapkan satu regu banser berjumlah 10 orang di tingkat kecamatan untuk membantu penanganan bencana apabila diperlukan.

“Satuan Tagana memang dibentuk khusus untuk membantu penanganan apabila terjadi bencana di Kabupaten Pekalongan,” kata dia.

Sebab, lanjut Ahsin sebagaimana diketahui kondisi geografis Kabupaten Pekalongan itu membentang dari wilayah pesisir hingga pegunungan. Di daerah atas rawan terjadi longsor, di kawasan pesisir banjir.

Untuk itu, sebagai bentuk kepedulian kemanusian serta pengabdian GP Ansor kepada masyarakat, pihaknya menyiapkan tenaga atau personel untuk bergabung dengan para pemangku kepentingan lainnya membantu pemerintah atau BPBD menanggulangi bencana.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Pekalongan juga telah bekerja sama denga Badan Geologi Bandung melakukan penelitian di daerah rawan bencana longsor, seperti di Linggoasri, di Kecamatan Kajen, Paninggaran, Kandangserang, Lebakbarang, Petungkriyono dan lainnya.

BPBD juga telah melakukan upaya untuk peningkatan sumber daya manusia dalam hal penggunaan alat dapur umum. “Harapannya ketika nanti dibutuhkan para relawan tanggap bencana ini bisa siap menggunakan peralatan tersebut,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko.

Pelatihan bersama penggunaan dapur umum itu mengerahkan beberapa relawan atau tim sar. Pendataan keahlian terhadap relawan dari unsur masyarakat seperti Kokam, Tagana, Resque 99, PMI dan lainnya juga dilakukan.

“Kami sudah melakukan pendataan dari masing-masing relawan mengenai keahlian, misalnya seperti renang, evakuasi, masak atau apa? Senin akan dipaparkan di lantai satu dalam sebuah rapat koordinasi,” katanya.

 

 

(dikutip: SM )