Foto untuk : Hadapi Incumbent, Kesaktian PKB Dibutuhkan di Pilkada Jateng

Hadapi Incumbent, Kesaktian PKB Dibutuhkan di Pilkada Jateng

PKBNews, Magelang - Pilkada serentak 2018 bakal digelar di Jawa Tengah baik pemilihan gubernur dan pemilihan bupati dan wali kota di tujuh daerah. Untuk Pilgub Jateng, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah.

Pemilihan gubernur yang hanya bakal diikuti dua bakal pasangan calon dinilai menguntungkan. PKB yakin dengan head to head tersebut diyakini mudah meraih suara. Kesaktian PKB dibutuhkan di Jawa Tengah karena berhadapan dengan incumbent.

"Target kita memenangkan kontestasi Pilgub Jawa Tengah. Kemenangan berapa persen kita lihat di lapangan sambil cari model pendekatan yang lebih efektif, karena ini head to head, jadi akan lebih mudah meraih suara," kata Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, di sela Ikrar Pemenangan Pak Dirman dan Mbak Ida di Hotel Atria, Kota Magelang, Jumat (19/1/2018) sore.

Dia menjelaskan, untuk pemenangan pasangan Sudirman-Ida, pihaknya menginstruksikan agar partai bisa mengkombinasikan kerja para legislator, eksekutif PKB dan ditopang kader tingkat desa.

"Insyaallah akan menjadi pendulang suara nantinya," imbuh Cak Imin.
Hadapi Incumbent, Kesaktian PKB Dibutuhkan di Pilkada Jateng

"Pilgub Jateng ini sangat penting. Maka dari itu yang kami turunkan adalah kader terbaik, yang sangat berpengalaman, empat periode di DPR RI. Kita sempat lakukan analisa dan dipilih yang paling dikenal, disukai, dan pasti dipilih oleh masyarakat, yaitu Mbak Ida (Ida Fauziah)," imbuh dia.

Selama ini, menurut Cak Imin, kader PKB kebanyakan tidak mendapatkan posisi strategis di tatananan pemerintah daerah hingga pemerintah pusat. Dia pun menyadari bahwa masyarakat Nahdiyin di Jawa Tengah porsi gerakannya masih sangat kecil. Bahkan, belum sepenuhnya bisa berkontribusi dalam pengelolaan kebijakan maupun keputusan terhadap anggaran jalannya pembangunan pemerintahan.

"Berbeda dengan Jawa Timur, karena di sana kebijakan apapun selalu melibatkan komponen ulama, melalui pola kerja aspirasi, dan hasilnya bisa tepat sasaran. Kami ingin agar di Jawa Tengah bisa meniru konsep itu, sehingga provinsi ini bisa sejajar dengan provinsi lain di Pulau Jawa," tandasnya.

Dia mengatakan target kemenangan itu tidak bisa didapat dengan cara sederhana. Butuh komitmen yang kuat dari pengurus partai tingkat pusat, hingga kader PKB di tingkat ranting.

"Kesaktian PKB dibutuhkan di Jawa Tengah ini karena kita akan menghadapi incumbent. Kita harus kerja keras, mengerti denyut nadi masyarakat di Jawa Tengah, karena itu menjadi kesaktian kita untuk memenangkan Pilgub Jawa Tengah," ucapnya.

Dia menegaskan kepada ribuan kader dan simpatisan PKB yang hadir pada kesempatan itu untuk segera bekerja keras untuk mencapai kemenangan 4 target yang ditentukan. Target tersebut yakni memenangkan Pilgub, Pibub/Pilwakot di daerah, Pileg, hingga Pemilihan Presiden (Pilpres).

"Sekali dayung di Jawa Tengah, insyaallah 4 pulau akan terlampaui. Intinya bahwa Jateng harus menang, menang, dan menang," tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Tengah, KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) mengatakan, sudah saatnya Jawa Tengah dipimpin oleh seorang yang santun, berperilaku baik, dan dikenal banyak orang.

"Sosok itu melekat dalam diri Pak Dirman dan Mbak Ida, yang sangat berpengalaman. Beliau adalah kader terbaik yang dimiliki PKB sekarang ini," katanya.

Pengasuh Ponpes Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang itu menjelaskan yang terpenting para kader dan simpatisan untuk merapatkan barisan, rajin bersosialisasi, dan ikhtiar untuk memenangkan calon.
(bgs/bg, detik.com)