Foto untuk : Jazuli Fawaid, Gafatar Seharusnya Dilihat Sebagai Ancaman Buat Negara

Jazuli Fawaid, Gafatar Seharusnya Dilihat Sebagai Ancaman Buat Negara

Jakarta - Sejumlah anggota Komisi III DPR RI mempertanyakan soal keberadaan kelompok Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) kepada Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti saat rapat kerja di Jakarta, Senin (25/1).

Salah satunya adalah Jazuli Fawaid, dari Fraksi PKB, yang menilai Gafatar seharusnya dilihat sebagai ancaman buat negara. Karena kelompok itu membuat struktur negara dengan adanya penjabat presiden, gubernur, dan bupati. Hal itu berarti sama dengan perbuatan makar.

Menjawab itu, Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti mengakui anggota Gafatar memang membentuk komunitas esklusif. Yang sudah diketahui adalah di Kalimantan Barat, dengan dipimpin Ahmad Musadeq.

"Memang di Kalbar ada 4 ribu lebih. Mereka membuat komunitas ekslusif. Ajaran sudah dinyatakan sesat," kata Badrodin dalam Raker Komisi III DPR, Senin (25/1).

Sementara mengenai struktur negara di tubuh Gafatar, Badrodin mengaku pihaknya masih menyelidikinya. Yang pasti, aparat sudah bertindak karena masyarakat khawatir akan berpengaruh Gafatar.