Foto untuk : Kebersamaan Para Pemimpin Partai Sejukkan Jawa Tengah

Kebersamaan Para Pemimpin Partai Sejukkan Jawa Tengah

Semarang – Pimpinan dan pengurus sembilan parpol di Jateng melakukan pertemuan. Kondusivitas wilayah, ancaman perpecahan, menjaga persatuan, dan pilkada menjadi pembahasan utama dalam pertemuan di Crowne Hotel Semarang, semalam.

Ketua DPWPKB Jateng Yusuf Chudlori mengatakan, isu SARA sudah muncul di beberapa daerah dan semakin membahayakan lantaran tersebar melalui media sosial. Hal itu telah terjadi di DKI Jakarta dan merembet di Jabar. Jateng yang dinilai sebagai sumbu persatuan dan kesatuan Indonesia, harus tetap dijaga kondusif. Jangan sampai isu-isu SARAmerembet masuk di Jateng.

”Kami merasa prihatin dengan kondisi saat ini. Isu SARA, seperti itu. Maka sudah menjadi tugas kader partai untuk menenangkan, menjaga kondusivitas, dan persatuan. Jika melihat pimpinan parpolnya salaman, maka yang di bawah akan adem ayem,” kata pria yang akrab di sapa Gus Yusuf membuka acara.

Acara silaturahmi parpol ini merupakan yang kedua. Setelah PDIP, dilanjutkan PKB seagai penyelenggara. Hadir, Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto, Ketua DPD I Golkar Wisnu Suhardono, Ketua DPW PAN Wahyu Kristianto, Ketua DPW PPP Masruhan Samsurie, Ketua DPW Nasdem Setyo Maharso, Ketua DPW PKS Jateng Kamal Fauzi, Wakil Ketua DPD Gerindra Sriyanto Saputro, dan Wakil Ketua DPD Demokrat Tety Indarti.

Gus Yusuf juga meminta persaingan di Pilkada 15 Februari 2017 disikapi dengan bijak. Persaingan wajar, namun persatuan harus tetap dijaga. Ketua DPD I Golkar Jateng Wisnu Suhardono mengatakan keutuhan bangsa merupakan kepentingan yang tak bisa ditawar.

Hal itu harus menjadi prioritas. Peran parpol untuk mempersatukan bangsa sangat besar mengingat parpol merupakan komponen terbesar untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

Bahkan, Wisnu meminta silaturahmi pimpinan parpol itu harus dimediakan agar kader parpol dan masyarakat ikut mencontoh. Pertemuan serius tapi santai itu yang dimoderatori oleh Wakil Sekretaris DPW PKB Jateng Sukirman juga diselingi guyon-guyon politik. Seperti pencalonan dalam Pilgub Jateng 2018. Dengan sesekali menangapi guyonan politik dari moderator, Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto lebih banyak bicara soal peran parpol. ”Semua hal, bisa di-rembug meskipun beda parpol. Ndakperlu regejegan terus.

Pilkada hari ini luar biasa ragate. Wis menggeh-menggeh kok kalah, hawane nesu. Apalagi kalau terpaut sedikit, tambah panas. Tapi kalau para pimpinanya salaman seperti ini, maka yang bawah juga akan adem,” kata Bambang.

Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi menilai momentum berkumpulnya pimpinan parpol menjadi sebuah bentuk kekuatan untuk membangun bangsa. (H81,J14-96)