Foto untuk : Klarifikasi Terkait Issue Gus Yusuf Mendampingi Ganjar

Klarifikasi Terkait Issue Gus Yusuf Mendampingi Ganjar

Yang berkenan mohon bantu sebarkan tulisan ini:

1. KH Yusuf Chudlory atau lebih akrab dipanggil Gus Yusuf (GY) tidak bersedia mendampingi Ganjar Pranowo di Pilgub Jateng. Beliau menawarkan posisi cawagub kpd org lain krn lebih memilih meneruskan berdakwah dan mengasuh pondok pesantren.

2. Sejak awal GY memang menegaskan tidak maju dalam kontestasi Pilgub 2018 ini. Sikap istikomah ini beliau tegaskan di hadapan Megawati yg meminta putra KH Chudlory itu maju mendampingi petahana sbg pasangan Cagub-Cawagub.

3. GY merasa panggilan hidupnya memang di pesantren dan berdakwah di tengah-tengah umat. Walau menjabat ketua DPW PKB beliau “menjaga jarak” dg jabatan di pemerintahan. GY lebih senang mempromosikan orang lain yg kompeten dan kredibel untuk masuk di banyak jabatan pemerintahan.

4. Jika mengacu pada kisah jawa kuno, GY lebih memilih berperan sebagai Brahmana penyebar agama dan penjaga moral. Dibanding berperan sebagai Ksatria pelaksana pemerintahan.

5. Sikap GY ini merupakan teladan mahal: di tengah lautan ambisi manusia pada kekuasaan ada yg tak tergoda dengan jabatan. GY memberi tahu kita bahwa ada nilai yg lebih tinggi dari perebutan kekuasaan yakni perjuangan merawat kemanusiaan.

6. Maturnuwun GY atas teladan panjenengan. Mudah-mudahan menginspirasi banyak kalangan terutama generasi muda agar semakin jernih membaca tanda-tanda zaman.

7. Bagi keluarga besar PKB dan NU sikap GY memang sempat membuat sedih. Karena mereka menganggap beliau adalah sosok yg tepat pada posisi wagub bahkan gubernur. Tapi sebagai kaum santri, warga NU PKB sadar bahwa perjuangan merawat pesantren dan dakwah mmg bukan hal ringan.

8. Perjuangan perawat pesantren dan dakwah membutuhkan totalitas pengabdian. Pada bidang ini GY mengabdikan diri beliau bersama keluarga besar PP API Tegalrejo. Karena doktrin pesantren ini memang bagaimana menjaga Indonesia.

9. Sementara tentang Pilgub Jateng, GY bersama jajaran PKB dan NU masih mengusahakan agar sosok terbaik bisa berlaga pada kontestasi itu dan memimpin Jateng menjadi lebih baik.

Salam.