Foto untuk : Marwan Jafar, berjanji melindungi para petani jika terpilih menjadi Gubernur Jawa Tengah Pilkada 2018

Marwan Jafar, berjanji melindungi para petani jika terpilih menjadi Gubernur Jawa Tengah Pilkada 2018

PKBNews, Jateng -  Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar, berjanji melindungi para petani jika terpilih menjadi Gubernur Jawa Tengah pada Pilkada 2018. Menurut Marwan, petani perlu dikuatkan agar tidak terpuruk.

"Karena dari level kebijakan tidak ada keberpihakan yang tegas kepada petani,” kata bakal calon Gubernur Jawa Tengah yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa itu

arwan mengatakan, keterpurukan petani di Jawa Tengah terlihat dari penurunan nilai tukar petani (NTP). Pada awal April lalu, melalui situs https://jateng.bps.go.id, Badan Pusat Statistik Jateng melansir data NTP Jateng pada Maret 2017 mengalami penurunan dari posisi 98,02 menjadi 97,50 (turun 0,53 persen). Penurunan NTP karena perubahan indeks harga yang diterima petani lebih rendah dibandingkan dengan perubahan indeks harga yang dibayar petani.

Menurut Marwan, penurunan NTP secara langsung berdampak pada menurunnya kesejahteraan petani. “Kalau NTP cuma 97 persen, ini belum impas dengan biaya operasional yang dikeluarkan petani. Seharusnya minimal 100 persen,” kata Marwan.

Pada masa kepemimpinan Bibit Waluyo (Gubernur Jawa Tengah periode 2008 - 2013), Marwan berujar, NTP Jateng sempat mencapai 106 persen. Agar indeks tukar petani kembali menguat, Marwan berujar, pemerintah musti berpihak pada petani mulai dari tingkat kebijakan hingga penganggarannya. “Jateng ini lumbung pangan nasional. Petaninya harus diproteksi,” ujar Marwan.

Meski di Jawa Tengah sudah ada program Kartu Tani yang diluncurkan Gubernur Ganjar Pranowo untuk mengontrol penjualan pupuk bersubsidi, Marwan mengatakan program itu harus dievaluasi lagi. “Apakah sudah efektif dan maksimal dalam melindungi petani? Karena kebijakan itu tidak hanya pencitraan. Butuh kerja nyata dan fakta, bukan hanya selfa-selfi,” kata Marwan.

Disinggung ihwal nasib petani gurem yang kepemilikan lahannya di bawah satu hektare serta masifnya alih fungsi lahan pertanian menjadi perumahan, Marwan berjanji akan membuka lahan-lahan pertanian baru di Jawa Tengah. ”Rencana Tata Ruang Wilayah juga harus disesuaikan. Kebijakan harus diimplementasikan secara tegas dan nyata, bukan sekadar kebijakan di atas kertas. Kuncinya di situ,” kata Marwan.

Ketua Tim Pemenangan Marwan Jafar, Sukirman, optimistis calon gubernur yang diusung partainya bakal memenangi Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018. “Kami sudah bekerja sejak dini saat calon-calon lain belum. Mesin politik kami sudah sangat solid sampai ke tingkat paling bawah,” kata Sukirman yang juga Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi PKB.