Foto untuk : Marwan Jafar minta pemerintah beri solusi harga daging terus naik

Marwan Jafar minta pemerintah beri solusi harga daging terus naik

PKBNews - Jakarta, Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Marwan Jafar mengatakan sangat menyayangkan kenaikan harga daging sapi tersebut jelang Hari Raya Idul Fitri. Semestinya, kata Marwan, pemerintah dapat mengantisipasi kenaikan harga sembako khususnya daging sapi jelang perayaan Idul Fitri sehingga masyarakat tidak dipersulit dengan kondisi perekonomian yang semakin terpuruk.

"Saya sangat prihatin di tengah kesulitan warga yang semakin susah, ditambah dengan kenaikan harga daging yang melambung tinggi, apalagi menjelang hari raya. Pemerintah seharusnya memberi solusi bagi rakyat. Apalagi dengan kondisi rakyat yang saat ini semakin sulit," kata bakal calon Gubernur Jateng dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, Senin (12/6).

Diketahui, harga daging sapi di Brebes menjelang hari raya terus melejit. Harga daging sapi di daerah tersebut tercatat paling mahal dibanding kota lain di Jawa Tengah, yakni mencapai Rp 135.000/kg.

Di berbagai pasar di Kabupaten Brebes, harga daging sapi bervariasi. Pedagang pasar Jatibarang mematok harga termahal, yakni Rp 135.000/kg. Di pasar lain seperti Pasar Induk Brebes, Pasar Bumiayu dan Pasar Ketanggungan, harga daging merata pada angka Rp.130.000/kg.

Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Brebes Sutejo mengakui melejitnya harga daging sapi di Brebes. Menurutnya, tingginya harga daging sapi tersebut karena pedagang tidak mengambil dari produk lokal.

Meski populasi sapi lokal Brebes cukup banyak, kata Sutejo, mereka tidak menjualnya. Kondisi ini menjadikan beberapa rumah pemotongan hewan (RPH) sepi aktivitas.

"Informasi yang kami Pemprov Jateng, daging sapi selain di Brebes harganya 110 ribu. Di Brebes ini cukup mahal, seperti di Pasar Induk Brebes harganya 130 ribu dan di Jatibarang harganya 135 ribu. Kami akan koordinasi agar harga daging secara bertahap bisa turun," kata Sutejo