Foto untuk : MH Wicaksono : Muda, Beda, Gembira, Ayo... Bangun Jiwa Wirausaha!!!

MH Wicaksono : Muda, Beda, Gembira, Ayo... Bangun Jiwa Wirausaha!!!

MH Wicaksono, Semangat jiwa muda penuh ide kreatif, ramah dan gembira, kiranya hal itulah yang dapat terlihat secara personal dari Muhammad Hendri Wicaksono yang merupakan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Provinsi Jawa Tengah. Mas Hendri, sapaan akrabnya, telah banyak memberikan inspirasi bagi anak muda untuk giat berkreasi  dan berinovasi menampilkan karya terbaiknya dalam rangka membangun jiwa wirausaha. Menanamkan jiwa kemandirian dan keberanian guna melahirkan generasi penerus yang tangguh yang dapat  berdiri di atas kakinya sendiri tanpa ketergantungan pada pihak lain, mengingat pemuda adalah pewaris bangsa yang nyata di masa depan.
 
Suami dari Winarti Mardayani ini lahir di Temanggung pada tanggal 8 Maret 1977. Beliau mengenyam pendidikan dasar di SDN Menggoro I. Dengan latar belakang keluarga santri, ayah dari Ahmad Albaz Satrio dan Ahmad Alfaz Yoga ini melanjutkan pendidikannya ke Pondok Pesantren Al–Muayyad Solo sembari menyelesaikan pendidikan formalnya di MTs dan SMA Al–Muayyad Solo hingga mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan dari Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Negeri Sebelas Maret Solo.
 
Di sela–sela kesibukannya sebagai Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah, beliau menyempatkan waktu secara konsisten memberikan pendampingan kepada pengusaha muda lewat wadah Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Kabupaten Temanggung yang pernah dipimpinnya. Selain itu, secara bersamaan menggalakkan gerakan pemuda anti narkoba  serta menjadi pelopor pematangan kader muda dalam pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Sebagai Komisaris PT Maestro Buana Utama yang mempunyai hobby olahraga dan membaca ini juga sukses melakukan pengembangan komunitas Agrobisnis berbasis Kopi lewat berbagai pameran dan jaringan bisnis yang dikelolanya. 
 
“Tegas dalam prinsip, lunak dalam cara”, itulah motto hidup dari seorang politisi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah. Perjalanan karier politiknya dimulai sejak tahun 1998 di Departemen Humas DPC PKB Solo. Dengan terpilihnya sebagai Ketua Umum PKC PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Jawa Tengah pada tahun 2000, membawa dirinya hijrah ke Semarang. Khidmatnya di Partai Kebangkitan Bangsa juga berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi. Pada tahun 2006, pria yang tengah menyelesaikan study Magister Pembangunan Wilayah Dan Kota di Universitas Diponegoro ini didapuk sebagai Ketua DKW Garda Bangsa Jawa Tengah.  Belum lama ini, tepatnya Juli 2016 lalu, beliau dilantik untuk kedua kalinya sebagai Ketua DKW Garda Bangsa Provinsi Jawa Tengah.
 
Dunia advokasi tak lepas dari pandangan pria yang juga pernah aktif di PW GP ANSOR Jawa Tengah ini. Temanggung sebagai tanah kelahirannya, petani tembakau sebagai teman perjuangannya, menjadikan dirinya tak henti dalam mengawal perjuangan Petani tembakau untuk mendapatkan kepastian hukum dihadapan Negara. Bersama APTI (Asosiasi Petani Tembakau Indonesia) Jawa Tengah, beliau ikut turun langsung dalam mendorong disahkannya UU pertembakauan yang berpihak kepada Petani Tembakau.
 
Digedung berlian, M. Hendri Wicaksono dipercaya menjadi Ketua Pansus Pembahasan Raperda tentang TJSLP (Tanggung Jawab Sosial Dan Linggkungan Perusahaan) atau CSR (Corporate social Responsibility). Saat ini Raperda tersebut sudah disahkan menjadi Peraturan Daerah. Tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan kepadanya, Perda TJSLP ini digunakan beliau sebagai upaya mendorong sinergitas program CSR perusahaan dengan program pembangunan Pemerintah Daerah dalam penanganan daerah miskin dan rawan bencana.
 
Nilai utama dalam sebuah perjuangan bagi politisi muda yang terpilih dalam Pemilihan Legislatif tahun 2014 dengan perolehan 92.344 suara dari Dapil VI Jateng (Temanggung, Wonosobo, Purworejo, Magelang dan Kota Magelang) ini adalah terjagannya suatu nilai konsistensi dan konsekuensi  karna semua yang ada di dunia ini tak lepas dari suatu hukum yang bernama sebab – akibat. “Teruslah berbuat nyata untuk kebaikan, karena ikhtiarmu tak akan mendustai perjuangannmu”, itulah penggalan kalimat yang terlontar darinya sebagai motivasi kita bersama.