Foto untuk : Muhaimin Menilai Aparat Kecolongan

Muhaimin Menilai Aparat Kecolongan

Jakarta - Teror di kawasan Sarinah yang menewaskan tujuh orang, yakni lima pelaku, seorang warga sipil, satu warga negara Kanada, dan melukai 23 orang lainnya, membuat pemerintah melalui Polri meminta semua daerah siaga satu.

Terkait serangan tersebut, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menilai aparat kecolongonan . ”Peristiwa di siang bolong ini kecolongon. Kecolongan bahwa tidak dapat informasi gerakan yang melahirkan bom. Ini memalukan,” kata Muhaimin saat menggelar konferensi pers di DPP PKB, Kamis (14/1).

Dia berharap, elemen intelijen, seperti BIN dan yang ada di berbagai lembaga untuk bersatu meningkatkan kualitas dan kapasitas agar peristiwa serupa tidak terulang dan tidak kecolongan lagi. ”Kelambanan intelijen kita menjadi catatan penting untuk kita benahi,” ujarnya.

Cak Imin menambahkan, peristiwa pengeboman dan penembakan ini merupakan tragedi yang amat serius. Karena telah terjadi pembunuhan dan teror yang sungguh mengkhawatirkan dan terindikasi sangat massif. Dikatakan, negara dan seluruh kekuatan bangsa ini tidak boleh takut dan takluk terhadap aksi terorisme.

”Kita menuntut untuk diusut tuntas hingga keakar- akarnya dalam waktu sesingkat-singkatnya. TNI/Polri harus bergerak cepat,” ujarnya.(SMNetwork)