Foto untuk : Pertanian dan Perternakan Jateng Dilindungi Asuransi

Pertanian dan Perternakan Jateng Dilindungi Asuransi

Gedung Berlian - Komisi B DPRD Jateng bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar Raperda tentang Pertanian disimulasikan. Ketua Komisi B DPRD Jateng dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  M. Chamim Irfani  menegaskan, pelaksanaan Asuransi tersebut akan sangat membantu petani ketika terjadi gagal panen.

Dengan demikian, kata Cahmim, maka program asuransi pertanian yang akan dilaksnakan Pemprov Jateng secara mandiri, bisa melindungi petani di Jateng.

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Jateng Suryo Banendro mengatakan, pihaknya telah melaksanakan program Pemerintah Pusat berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 40 Tahun 2015 tentang Fasilitas Asuransi Pertanianbekerjasama dengan BUMN Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo).

“Plafon Anggaran dari kementan adalah Rp150 milyar, dengan rincian premi yang ditanggung pihak Kementerian perhektarnya adalah 80 persen, dan sisanya 20 persen oleh petani. Area yang sudah dibayarkan seluas 36.000 hektare di 10 Kabupaten Jawa Tengah, meliputi Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, Boyolali, Grobogan, Demak, Purbalingga, Banyumas, Pemalang dan Jepara,” terang Suryo.

Asuransi Peternakan

Kepala Bidang Usaha Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng Lucy Mesrawati menyampaikan, asuransi ternak sapi sudah dilakukan kerjasama antara Menteri Pertanian dengan konsorsium perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi tersebut antara lain, PT Asuransi Jasindo, PT Asuransi Bumi Putera Muda, PT Asuransi Tripakarta, PT Asuransi Raya sebagai penanggung.

"Sudah berjalan kurang lebih dua tahun di Jateng. Petani ternak yang sudah menjadi nasabah berasal dari Kebumen, Boyolali, Klaten, Kabupaten Semarang, dan Asosiasi Peternak Sapi Indonesia (Aspin) Boyolali. Tarif premi untuk Sapi Pembibitan 2 persen, dan untuk Sapi Penggemukan 1,4 persen dari harga pertanggungan," tandas Lucy.(Warta DPRD Jateng)