Foto untuk : PKB Brebes Belum Mengambil Sikap Soal Koalisi Besar

PKB Brebes Belum Mengambil Sikap Soal Koalisi Besar

Brebes – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Brebes menyatakan belum mengambil sikap atas ajakan membentuk koalisi besar, dalam menghadapi Pilkada Kabupaten Brebes awal tahun 2017 mendatang. Gagasan koalisi besar itu diserukan Ketua DPC PDIP Brebes Indra Kusuma dan Ketua DPD Partai Golkar Agung Widyantoro untuk mengusung putra daerah terbaik dalam Pilkada Brebes nanti.

Wakil Ketua Tanfidz Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Jawa Tengah, Imam Royani mengaku, penjajakan adanya koalisi besar itu memang telah digulirkan Ketua PDIP Brebes dan Ketua Partai Golkar Brebes. Bahkan, dirinya juga sempat menghadiri pertemuan tokoh lintas partai atas undangan PDIP dan Golkar melalui forum non formal. ”Dalam pertemuan itu salah satunya membahas penjajakan koalisi besar untuk mengusung putra daerah saat Pilkada 2017. Kami dan pengurus partai lain memang diundang untuk penjajakan koalisi dalam Pilkada Brebes nanti,” katanya.

Bahkan, selain PKB beberapa pimpinan partai lain juga hadir dalam pertemuan tersebut. Salah satu yang dibicarakan adalah isu koalisi besar untuk mengusung putra daerah. ”Namun, kami hingga kini belum memutuskan untuk menyahuti ajakan itu,” ujar pria yang juga anggota DPRD Kabupaten Brebes tersebut, kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua partai besar di Kabupaten Brebes, yakni PDIP dan Partai Golkar menyatakan siap berkoalisi dan membentuk koalisi besar dengan merangkul partai lain, dalam menghadapi pemilu kepala daerah (Pilkada) pada awal 2017 mendatang. Injury Time Kedua partai itu siap berkoalisi untuk mengusung putra daerah terbaik dalam ajang demokrasi tersebut. Kesiapan berkoalisi itu ditegaskan oleh kedua pimpinan partai, yakni Ketua DPC PDIP Kabupaten Brebes Indra Kusuma dan Ketua Partai Golkar Kabupaten Brebes Agung Wiyantoro. Imam mengungkapkan, gerakan membentuk gerbong koalisi itu dimotori PDIP dan Partai Golkar Brebes. Mereka mengajak partai yang ada bersatu untuk mengusung kader putra daerah sebagai calon kepada daerah demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Brebes.

PKB dan partai lainnya pada prinsipnya sependapat dan sepakat pada hal tersebut. Namun, terkait dengan siapa putra daerah dan garansi untuk komitmen bersama sampai pelaksanaan Pilkada, konsepnya mulai terlihat kurang jelas dan tidak konsisten. Padahal, PDIP juga memiliki mekanisme sendiri untuk mengusung kandidat yang ditentukan rekomendasi dari DPP PDIP seperti pada pilkada sebelumnya. ”Kami terus terang belum sepenuhnya yakin dengan ajakan ini. Sebab, tidak ada kepastian dari PDIPakan konsisten dan komitmen mengusung calon putra daerah yang sudah disepakati bersama,” tandasnya. Menurut dia, PDIP Brebes bagaimanapun akan berpatokan pada hasil rekomendasi dari DPPPDIP. Jika hasil rekomendasi itu berbeda dengan calon yang digagas koalisi, apakah PDIP bisa konsisten. Hal itu yang belum ada jaminannya. ”Karena itu, kami menilai konsepnya masih prematur dan perlu dimatangkan lagi. Kami siap saja komitmen dari awal hingga akhir asal koalisi ini berjalan seirama. Kami tidak ingin ada partai dalam koalisi ini nantinya malah berbelok di masa injury time,” pungkasnya. (SM Network)