Foto untuk : PKB Jateng Realistis Targetkan Menang Dua Besar di Tahun 2019

PKB Jateng Realistis Targetkan Menang Dua Besar di Tahun 2019

Ungaran - Hari ini Training of Instructor (TOI) Pendidikan Kader DPW PKB Jawa Tengah mulai dilaksanakan, rabu (1/6/2016) di Tlogo Resort, Tuntang Kabupaten Semarang.
 
Pembukaan TOI Pendidikan Kader DPW PKB Jawa Tengah dihadiri oleh Wasekjend DPP PKB Ali Ansori, M.Si, Ketua Tanfidz DPW PKB Jawa Tengah KH. M. Yusuf Chudlori beserta jajaran pengurus DPW PKB Jawa Tengah.

Dalam acara pembukaan tersebut ketua panitia Hasan Asy'ari, M.Si melaporkan dari 80 peserta yang mendaftar dan 55 yang mengikuti seleksi hanya 37 yang berhak dapat mengikuti kegiatan TOI Pendidikan Kader DPW PKB Jawa Tengah. Lima diantaranya gugur dikarenakan berbagai persoalan, baik tidak kesanggupan untuk mengikuti maupun yang terlambat hadir dan tertinggal beberapa sesi kegiatan. Jadi peserta yang akan serius mengikuti keseluruhan rangkaian acara sejumlah 32 peserta.

Itu menunjukkan bahwa PKB benar-benar serius dalam menjalankan kaderisasi partai, maka dari itu pentingnya peserta mengikuti keseluruhan rangkaian kegiatan dengan disiplin.

"Mulai dari peserta ikut tertib absensi jika dalam absensi peserta memiliki banyak raport kuning atau merah bisa kemungkinan itu menjadi sebab peserta tidak lulus menjadi instruktur", kata Hasan.

Melihat realitas saat ini bahwa pertarungan politik semakin sulit, meskipun basis masa PKB banyak dan PKB lahir dari rahim yang jelas yaitu NU tetap butuh pengelolaan yang serius.

Dalam sambutannya Ketua Tanfidz DPW PKB Jawa Tengah KH. M. Yusuf Chudlori mengharapkan keseriusan dalam kedisiplinan ini bisa diterapkan sampai ditingkatan paling bawah yaitu kader yang berada di ranting sekalipun kader yang berada di TPS. Harapannya agar bisa selaras satu komando.

"PKB saat ini tidak hanya bisa mengira-ngira saja, itu basis ini, ini basis ini. Akan tetapi harus menggunakan basis data yang valid dan ditata dengan baik. Hari ini politik bisa kita pelajari, bisa kita petakan. Paling tidak PKB di tahun 2019 harus bisa menang 2 besar", kata Gus Yusuf.

Wasekjend DPP PKB Ali Ansori, M.Si juga menegaskan jika kita melihat sejarah politik partai NU dulu. Untuk menang dua kali lipat dari tahun 2014, di tahun 2019 menjadi 18% itu cukup realistis.